Tidak dipungkiri lagi, peranan internet dewasa ini sangat penting. Dan bisa jadi, menjadi ajang berubah bagi seseorang. Berubah dari tidak tahu menjadi tahu, buta informasi menjadi melek informasi. Dan bisa saja berubah peruntungan, dari seseorang biasa saja menjadi seseorang yang luar biasa.
Goretan Pena Seri Cerita Penuh Cinta
SEMUA BERAWAL DARI SINI.......... KELUARGA KECIL INI AKAN BERHIMPUN SATU PADU MEMBENTUK KELUARGA BESAR PENUH RIDHO DAN BERKAH ALLAH SWT..... SEMOGA
Jumat, 06 Januari 2012
Rabu, 07 Desember 2011
Poligami, Antara Anjuran dan Kewajaran....
"dan jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Tetapi, jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau hamba sahaya perempuan yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat agar kamu tidak berbuat dzalim.” (QS. An-Nisa : 3)
Selasa, 22 November 2011
Mendambakan Jadi Kaya Raya dan Sholeh
Akhir bulan Juli kemarin, tepatnya 27 Juli 2011 saya mengikuti seminar yang di narasumberi oleh Ippho Santosa. Dengan persiapan panitia yang acakadut, ternyata penampilan Mas Ippho berjalan lancar tanpa halangan. Dengan harga tiket di banderol dua ratus ribu, ternyata aula tempat pagelaran acara penuh sesak. Diperkirakan yang hadir 500an peserta, dari penjuru Medan.
Kisah Ibu Yang Kedua Bola Matanya Terancam Buta Permanen
Ibu beranak satu itu kebetulan teman isteri saya. Namanya Bu Mylan. Tadi malam, isteri bercerita panjang lebar tentang keadaan fisik dan kesehatannya. Yang terus terang begitu selesai isteri bercerita, bulu kuduk ini pun berdiri. Rasa kasihan yang besar dan simpati pun muncul, yang rasa rasanya berbarengan dengan mulut ini selalu berucap syukur atas nikmatNya kepada saya.
Secara finansial, Bu Mylan bukanlah orang yang kekurangan. Secara kasat mata pun, orang bisa dengan mudah memberikan penilaian bahwa dia orang kaya.
Senin, 20 Juni 2011
“Menggugat” Dokter yang Jadi Bintang Iklan
Akhir akhir ini semakin banyak saja produk yang mengiklankan dirinya menggunakan bintang iklan seorang dokter. Sungguh itu melabrak kode etis profesi dokter (menurut saya), kalau memang yang bersangkutan benar benar seorang dokter. Kalaupun ternyata si dia bukan seorang dokter sungguhan, tetapi karena berpenampilan layaknya dokter (dengan jas putih dsb) maka bagi saya itu sudah kebohongan publik.
Langganan:
Postingan (Atom)