"dan jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Tetapi, jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau hamba sahaya perempuan yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat agar kamu tidak berbuat dzalim.” (QS. An-Nisa : 3)
SEMUA BERAWAL DARI SINI.......... KELUARGA KECIL INI AKAN BERHIMPUN SATU PADU MEMBENTUK KELUARGA BESAR PENUH RIDHO DAN BERKAH ALLAH SWT..... SEMOGA
Rabu, 07 Desember 2011
Selasa, 22 November 2011
Mendambakan Jadi Kaya Raya dan Sholeh
Akhir bulan Juli kemarin, tepatnya 27 Juli 2011 saya mengikuti seminar yang di narasumberi oleh Ippho Santosa. Dengan persiapan panitia yang acakadut, ternyata penampilan Mas Ippho berjalan lancar tanpa halangan. Dengan harga tiket di banderol dua ratus ribu, ternyata aula tempat pagelaran acara penuh sesak. Diperkirakan yang hadir 500an peserta, dari penjuru Medan.
Kisah Ibu Yang Kedua Bola Matanya Terancam Buta Permanen
Ibu beranak satu itu kebetulan teman isteri saya. Namanya Bu Mylan. Tadi malam, isteri bercerita panjang lebar tentang keadaan fisik dan kesehatannya. Yang terus terang begitu selesai isteri bercerita, bulu kuduk ini pun berdiri. Rasa kasihan yang besar dan simpati pun muncul, yang rasa rasanya berbarengan dengan mulut ini selalu berucap syukur atas nikmatNya kepada saya.
Secara finansial, Bu Mylan bukanlah orang yang kekurangan. Secara kasat mata pun, orang bisa dengan mudah memberikan penilaian bahwa dia orang kaya.
Senin, 20 Juni 2011
“Menggugat” Dokter yang Jadi Bintang Iklan
Akhir akhir ini semakin banyak saja produk yang mengiklankan dirinya menggunakan bintang iklan seorang dokter. Sungguh itu melabrak kode etis profesi dokter (menurut saya), kalau memang yang bersangkutan benar benar seorang dokter. Kalaupun ternyata si dia bukan seorang dokter sungguhan, tetapi karena berpenampilan layaknya dokter (dengan jas putih dsb) maka bagi saya itu sudah kebohongan publik.
Jumat, 17 Juni 2011
Si Jujur Itu Pun Akhirnya Ranking Satu
Alifa Ahmad Maulana, si otak moncer itu menjadi buah bibir. Syukurlah, kali ini ketenarannya karena prestasi sekaligus prestise. Prestasi, karena memang dikaruniai oleh Sang Pencipta otak yang cerdas hingga akhirnya mengantarkan menjadi ranking pertama di sekolahannya. Prestise karena mengutamakan kejujuran sebagai sebuah karakter yang semakin hari semakin menghilang.
Rabu, 15 Juni 2011
Minat Shalat dan Baca Al Qur’an Kaum Muda Rendah???
Menjelang Ramadhan di tahun ini, ada hasil survey dari LSI bekerja sama dengan Goethe Institute yang membuat hati semakin miris. Survey dengan mewawancara secara langsung 1.496 responden yang berusia 15-25 tahun dengan tingkat pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi semenjak tanggal 18-26 November 2010. Dengan mengambil tema survey ”Tata nilai, impian, cita-cita pemuda muslim di Asia Tenggara” ini diadakan di 33 provinsi di Indonesia.
Jumat, 10 Juni 2011
Rezeki Yang Tidak Disangka - Sangka (Renungan Jum’at)
“dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka - sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah SWT niscaya Allah SWT akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah SWT telah mengadakan ketentuan bagi tiap tiap sesuatu.” (QS 65:3 )
Senin, 06 Juni 2011
Ketika Prof. Musdah Tak (se)Mulia Namanya
Sebenarnya ini cerita dan peristiwa sudah lama terjadi, tepatnya Senin (30/05/2011). Tetapi karena kemarin libur panjang karena cuti yang ‘dipaksakan’ saya tidak menuliskannya. Padahal dari hati yang paling dalam ingin sekali rasanya memposting tulisan tentang tokoh liberal satu ini sesegera mungkin ketika masih hot hot nya. Tapi biarpun tulisan ini sudah basi, yang penting ini menjadi saksi dan bukti bahwa saya salah satu yang sangat tidak setuju dengan pemikirin pemikiran liberal yang dimotori JIL dengan tokoh salah satunya Profesor satu ini.
Rabu, 01 Juni 2011
Pentingnya Mengenalkan Bahasa Indonesia Kepada Anak
Sekarang ini saya ingin berbagi pengalaman setelah terdampar di Medan, tercampak ke Palangka Raya, dan terbuang ke Pangkalan Bun. Pengalaman tentang (ternyata) pentingnya pengenalan Bahasa Indonesia, dalam arti bisa bercakap cakap menggunakan Bahasa Indonesia (bahasa nasional kita). Saya pun terkadang bingung kenapa Bahasa Indonesia ketika di pelajari secara formal dan hasil ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia (banyak) yang mendapatkan nilai pas pas an (termasuk saya hehehe).
Hasan Al Banna, Kematiannya Saja Mencerahkan Orang
Hasan Al Banna dilahirkan di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir tahun 1906 M. Sejak kecil, Hasan Al Banna dianugerahi otak yang cemerlang. Pada usia 12 tahun beliau sudah hafal separo Al Qur’an, hingga akhirnya pada usia 14 beliau sudah menjadi Hafidz.
Ketika Dunia Maya Mengguncang Istana
Terkuaknya kasus dugaan korupsi yang menimpa bendahara umum PD, semakin banyak peristiwa dan kejadian lain yang muncul mengikuti ‘panas’-nya kasus tersebut. Salah satunya ‘perang’ virtual/ maya. Ya..percaya atau tidak, jaman sekarang dengan kecanggihan komunikasinya, biarpun tidak pernah berjumpa secara fisik akan tetapi tulisan bisa ‘mempertemukan’ satu orang dengan orang lainnya.
Anomali Jagalah Kebersihan di Dalam Gerbong KA
Sekarang ini saya sedang dalam perjalanan dinas dari kisaran ke rantau prapat dengan menggunakan kereta api bisnis.
Eric Abidal Semakin “disembuhkan” Rekan Satu Tim nya
Pertama kali melihat bahwa Abidal dimasukkan Pelatih Pep Guardiola kala melawan Real Madrid, saya kaget dan merasa kasihan melihat Abidal. Dengan postur tubuh yang tinggi kelihatan sekali dia mengalami susut badan yang banyak hasil dari pasca operasi tumor. Saya kaget karena dengan kondisi dia pasca operasi, kenapa ‘dipaksakan’ bermain. Tentu kebugarannya belum sempurna, sampai sampai saat itu saya berujar dalam hati kasihan sekali dia harus main padahal belum fit pasca operasi gara gara sudah teken kontrak sebagai pemain pro.
Memimpikan Densus 88 Menangkap Koruptor seperti Menangkap Teroris
Masih ingat saya kala melihat begitu terlatihnya Tim Densus 88 menyerbu untuk menangkap teroris. Waktu di temanggung, saat itu tivinya bang one menyiarkan secara langsung proses penyergapan itu. Seperti menonton film laga, kita disuguhkan siaran langsung yang menegangkan. Untuk menangkap sang teroris, Tim Densus 88 menggunakan berbagai macam senjata. Mulai dari granat, senapan otomatis bahkan robot untuk membuka pintu rumah tersangka. Dengan operasi yang sedemikian gencar, menyerbu satu rumah yang sudah terkepung membuat tersangka lumpuh.
Jangan Marahi Anak Kita - Renungan Jum’at
Saya sebenarnya sudah lama ingin berbagi cerita perilaku tetangga saya. Kami baru saja pindah kontrakan, dan tepat disamping rumah kontrakan kami ada keluarga dengan dua anak yang kembar. Dilihat dari rumahnya pasangan tersebut adalah orang kaya.
Gemmar Mengaji, Benteng Ketahanan Keluarga
Gemmar Mengaji - Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji merupakan sebuah program yang diluncurkan di Istora Senayan oleh Menteri Agama RI Bapak Suryadharma Ali sejak tanggal 30 Maret 2011. Dengan mengambil enam provinsi sebagai percontohan (DKI, Jabar, Jateng, Jatim, Banten dan DIY) Gemmar Mengaji didukung dengan melibatkan 800 ribu masjid/ musholla dan menggerakkan 95 ribu penyuluh (sebutan juru dakwah resmi dari Kemenag).
Di Punggung Gunung Sinabung ku Mengenalmu lewat Secarik Kertas
Semakin susah mendapatkannya maka ketika sudah di genggaman semakin terasa indah dan nikmat. Inilah sepenggal kalimat untuk saling menguatkan antara saya dan calon isteri waktu itu.
Jangan Percaya Satu Dokter !!!
Bagi Anda yang tidak punya dokter pribadi seperti saya, tentu jika sakit atau keluarga ada yang sakit akan kebingungan mencari dokter yang mana. Akan lain ceritanya jika memang kita sudah sering ke dokter yang sudah menjadi langganan dan dirasa cocok dengan kita, biasanya kita akan susah berpindah ke lain dokter.
Terbantu Biaya Nikah Gara-gara Ikut Arisan
Mendengar kata arisan biasanya selalu identik dengan ibu ibu PKK. Karena memang Ibu Ibu PKK itu setiap bulan, bisa tiap triwulan mengadakan pertemuan rutin yang lebih terkenal dengan istilah arisan.
Berbalas SMS Cinta dengan Sang Murobi/ Guru
Setelah saya menulis tentang sang murrobi/guru saya (S) pun memberitahu kepada Pak Tyas Miyanto (TM). S,13 mei jam 8.53 :
Assalamualaikum. Pak email bapak apa. Mau kirim tulisan saya tentang bapak di kompasiana.
Manfaat Berbuat Baik - Renungan Jum’at
Rasulallah SAW pernah bersabda bahwa ketika ada duri yang menghalangi jalan, kemudian kita menyingkirkannya itu sudah termasuk perbuatan baik yang juga bukti ada keimanan di dada kita. Mungkin di sebagian besar masyarakat hal itu merupakan sesuatu yang sepele - cuma sekedar menyingkirkan duri di jalanan. Tetapi ternyata Islam memandangnya sebagai sebuah kebaikan yang membuktikan ada tidaknya keimanan di dada.
Apa Kabar Sholat Berjama’ah Kita ke Masjid Hari Ini??
Tahukah Anda, bahwa ternyata suara adzan bergema 24 jam bergiliran dari satu tempat ke tempat yang lain di seluruh dunia tanpa berhenti. Dari situ saja sudah membuktikan keagungan panggilan cinta Allah SWT kepada hambaNya. Lantas bagaimana kita menyikapi panggilan itu??
Keputusanmu untuk Pensiun Dini Sungguh sangat Mengejutkanku
Pertama bertemu dengan mu ada rasa teduh disana. Saat engkau mengajar pelatihan Prajab banyak teman teman yang tidak suka cara mengajarmu. Sedikit mengantuk langsung kena pertanyaan.
Rahasia Mengandung
Anda sudah menikah puluhan tahun tapi belum dikarunia momongan? Sabarlah, karena pada saat yang bersamaan pada dasarnya Allah SWT mencintaimu dan menyayangimu. Bukankah ketika kita menikah itu sama saja kita sudah melaksanakan setengah dari agama kita. Dan setengahnya lagi ialah tinggal ketakwaan kita kepadaNya (salah satunya sabar itu tadi).
Nikmatnya Pacaran Setelah Menikah
Menikah dini siapa takut?? Waktu menikah pada tanggal 20 Nopember 2005 usia saya baru 21 tahun. Sekarang usia pernikahan kami baru berjalan 5 tahun lebih, dan alhamdulilah baru dikarunia 2 orang anak yang lucu lucu. Apa karena saya dulu sekolah di STAN sehingga Setelah Tamat Akad Nikah, tidak tahu pasti saya.
Jangan Mudah Berjanji
Ide tulisan ini muncul, gara gara rasa kecewa yang dalam sama ibu kontrakan. Semula, waktu pertama kali akad meng-iya-kan kontrakan disitu, sang ibu berjanji akan dibuatkan pagar teralis besi di pintu masuk. Bahaya buat anak anak kalau tidak ada pagar, karena dekat jalan aspal yang rame orang lalu lalang dengan kendaraannya.
Tangisan Sajadah
Anda sudah punya sajadah ? bagus lah kalau suda punya. Seberapa intens perjumpaan Anda dengan sajadah itu? setahun sekali, sebulan sekali, seminggu sekali atau sehari sekali. Upsss jangan buru buru menjawabnya, alangkah baiknya baca surat cinta dulu dari sajadah berikut ini.
Dear, tuan yang sudah punya sajadah….
Semoga kesehatan selalu menyertaimu. Hari ini entah kenapa hati saya teramat sedih. Saya sudah satu rumah dengan Anda, bahkan saya sudah satu kamar dengan Anda. Tetapi kenapa dekatnya jarak kita malah menyekat persuaan kita. Seperti ada tembok tebal yang memisahkan kita, padahal kita sudah satu ruangan.
Maafkanlah Saudaramu - Renungan Jum’at
Dalam Siroh Nabawiyah (Sejarah Kenabian Muhammad SAW), dikisahkan sahabat Ali ra terlibat dalam pertempuran yang sengit. Hingga pada akhirnya, beliau memenangkan duel dengan salah seorang kafir. Orang kafir itu terjatuh dan tersungkur menghujam tanah, dan secepat kilat sahabat Ali ra menodongkan pedangnya ke leher musuh.
Pada saat musuh sudah terdesak, dan maut pun siap menjemput tiba tiba musuh tersebut meludah dan mengena ke sahabat Ali ra. Karena si musuh meludah itulah, akhirnya sahabat Ali ra meninggalkan dia tanpa mesti memotong urat lehernya. Si musuh pun terheran, kenapa Sahabat Ali ra tidak jadi membunuhnya padahal dia sudah kalah. Jatuh. Dengan masih dibalut rasa heran yang tinggi, si musuh pun bertanya kepada Sahabat Ali ra perihal peristiwa yang baru saja terjadi.
BJ. Habibie, “Orang Kecil” Yang Mendunia
Siapa yang tidak kenal dengan tokoh ini? Prof. Dr. Ing. Dr. Sc.h.c. Bacharuddin Jusuf Habibie dilahirkan di Pare – Pare tanggal 25 Juni 1936. Anak keempat dari delapan bersaudara dari pasangan RA. Tuti Marini Puspowardoyo dan Alwi Abdul Jalil Habibie.
Pare – Pare dengan kontur geografis lebih dari 85% wilayahnya merupakan areal yang bergelombang (15-40%) dengan luas keseluruhan 5.621 Ha, berbukit-bukit sampai bergunung (>40%) dengan luas 3.215,04 Ha, sehingga untuk pengembangan fisik kota akan sangat dipengaruhi oleh kondisi topografi ini.
Kalaulah Bukan karena Cinta….
Kalaulah Bukan Karena Cinta,
Takkan Mungkin Ibunda Melahirkan Ananda….
Kalaulah Bukan Karena Cinta,
Takkan Mungkin Ayahanda Berpeluh Keringat Mencari Sesuap Nasi Tuk Keluarga…
Kalaulah Bukan Karena Cinta,,,
Ya …Atas Nama Cinta, Masih Kau Berdo’a Tuk Ayah dan Bunda??
Kalaulah Bukan Karena Cinta, Takkan Mungkin Harimau Buas Menerkam Anaknya
Kalaulah Bukan Karena Cinta, Takkan Mungkin Burung Melintasi Samudera Mencari Mangsa
Kalaulah Bukan Karena Cinta, Takkan Mungkin Ayam Mengerami Telurnya
Kalaulah Bukan Karena Cinta,,,,
Ya…Atas Nama Cinta, Tidakkah Kau Ambil Hikmah Pengajaran Cinta itu??
Dahlan Iskan, Manusia Berhati Materialistis
Suka atau tidak, setuju atau tidak, menurut saya Dahlan Iskan adalah orang yang berhati materialistis.
Bagi yang gak kenal Dahlan Iskan akan saya perkenalkan dulu siapa beliau sebenarnya. Berasal dari keluarga yang pas – pas an tidak menyurutkan semangat belajarnya. Kemampuan menulisnya luar biasa dan semakin terasah ketika bergabung dengan salah satu surat kabar nasional. Dan akhirnya, titik puncak karir menulisnya menghampiri Dahlan Iskan, ketika dipercaya “memegang” jawa post grup. Berkat tangan dinginnya, dari yang kembang kempis dengan oplah yang sedikit, Jawa Pos akhirnya menjadi surat kabar nasional dengan oplah dan jaringan yang meng-Indonesia.
Mendadak Khotib ^_^
Terus terang kalau ingat kejadian ini saya akan tertawa sendiri. Ada
rasa malu disitu, tak jarang bangga pun kan muncul. Bahwa saya ternyata
bisa.
Waktu itu hari kamis. Pagi. Menjelang siang. Tiba tiba di seberang sana
Ustad Burhan menelepon saya. Tampak dari nada bicaranya ada rasa mengharap
disitu. Tapi ketika pertama kali menjawab teleponnya, ada rasa takut juga.
Jangan jangan ini hanya test-er dari ustad burhan saja.
Karena Cinta (juga) Butuh Perhatian….
Sering saya sehabis pulang kerja, setelah mandi dan sholat langsung tidur. Beralasan capek dan lelah seharian kerja, istri pun memakluminya. Seiring berjalannya waktu, istri saya protes juga suatu hari.
“mas, inilah…kalau di rumah bawaannya ngantuk langsung tidur. Kalau lembur di kantor segar gak ngantuk,” begitu lah kira kira protes istri kepadaku.
Orang yang Baik-baik (NIscaya) Berjumpa Orang yang Baik pula (Renungan Jum’at)
Itulah sepenggal kalimat yang masih terngiang dan teringat betul dalam pikiranku. Kalimat itu terlontar dari guru mengaji saya waktu masih SMK di Brebes, Jawa Tengah yang kebetulan guru Bahasa Ingris saya, Bpk Ali Subekhi.
Bukan Jamannya Lagi, Biar Miskin Asal Cinta
Terkadang saya tersenyum sendiri, kalau mendengar kata kata gombal orang yang lagi pacaran. Atau bahkan orang yang sudah berkeluarga. Mereka mengungkapkan cinta setulus hati. Akan sehidup semati dengan sang pilihan hati. Bahkan berkata biarpun tinggal di gubuk reot, biarpun makan sehari sekali ku tetap cinta kamu apa adanya.
Sekarang, Jangan ditunda tunda Lagi ! ! !
beruntung saya, bisa ikut kajian dari Ustadzah Wirianingsih (bu wiwi).
pada suatu kesempatan beliau mengunjungi pangkalan bun. sebagai narasumber
acara kewanitaan disana. namun sebelum mengisi acara, seperti kebiasaan
sebelumnya ada acara taujih. mumpung ada orang jakarta datang, masa
gak dimanfaatin. begitu kira kira analog kaderisasi.
Kalaupun Bertemu Air Sungai, Berhematlah… (Renungan Jum’at)
jauh sebelum barat mendengungkan go green, Nabi Muhammad yang ummi
tlah melakukannya. berabad silam yang lalu, Beliau yang mulia sentiasa
memperlakukan alam dengan baik. tidak merusak. tidak menghancurkan.
efek dari itu semua, jarang kita dengar di shiroh Nabi terjadi bencana
banjir besar. air bah yang dahsyat. karena tidak ada pengrusakan alam.
tidak ada pembabatan pohon secara liar.
Selasa, 29 Maret 2011
Merana karena Malaria (sebuah catatan cinta untuk ikhwah)
Sungguh saya sangat terkesan dengan nilai nilai ukhuwah yang diterapkan di Pbun. Bagaimana seriusnya masyaikh disana menjaga aura ukhuwah agar tetap memancar dengan sempurna. Bagaimana para ‘adho yang saling menjaga rasa rasa ukhuwah itu. Ah terasa indah nian persaudaraan di sana. Sampai sampai serasa seandainya ada ikhwah yang sedang sakit perut, kabar itu sudah beredar luas di jagad per-sms-an. Indah sekaligus menenangkan.
Senin, 28 Maret 2011
== Ustad (yang) Artis ==
rasanya jijik melihat perilaku artis yang bercerai.
salah satu rasa jijik itu
muncul ketika satu dengan yang lainnya saling serang.
saling umbar aib satu sama lainnya.
saling bongkar kekurangan yang dulu ketika masih bersama
ditutupi rapat rapat. tapi setelah bercerai terbukalah pintu itu.
oleh tangan mereka sendiri. ah jijik kali lihatnya.
Langganan:
Postingan (Atom)