MENULIS ITU INDAH, MUSLIM YANG BAIK IALAH YANG SUKA MEMBACA DAN MENULISKANNYA -)(- MENULIS ITU INDAH, MUSLIM YANG BAIK IALAH YANG SUKA MEMBACA DAN MENULISKANNYA

Rabu, 01 Juni 2011

Apa Kabar Sholat Berjama’ah Kita ke Masjid Hari Ini??

Tahukah Anda, bahwa ternyata suara adzan bergema 24 jam bergiliran dari satu tempat ke tempat yang lain di seluruh dunia tanpa berhenti. Dari situ saja sudah membuktikan keagungan panggilan cinta Allah SWT kepada hambaNya. Lantas bagaimana kita menyikapi panggilan itu??


Apakah apatis biasa saja, tidak memenuhi panggilannya. Toh saya yang penting sholat. Atau mungkin kita terlontar perkataan,”cepat kali pun,padahal baru saja dhuhur kok sekarang sudah ashar” - padahal kita belum tentu menegakkan sholat. Hanya sumpah serapah saja. Astagfirullah….

Coba kita bandingkan seandainya yang memanggil pacar kita. Pacar yang belum tentu menjadi pendamping hidup kita, suatu saat memanggil kita. Biar kata hujan deras, kita kan segera beranjak memenuhi panggilan pacar kita. Tidak ada kendaraan, dipaksakan pinjam punya teman atau bahkan berjalan kaki. Segala cara kita tempuh, yang penting kita bisa hadir memenuhi panggilan pacar kita. Sekarang, kalau panggilan pacar kita begitu semangat memenuhinya, kenapa tidak untuk panggilan dari Dzat Yang Menghidupi kita dan pacar kita tidak sesemangat memenuhi panggilan pacar kita. Harusnya kita lebih sangat bersemangat lagi memenuhi panggilan Allah SWT ketimbang pacar kita.

Kenapa kita (para lelaki khususnya) mesti kali berjama’ah di Masjid. Coba kita tengok Siroh Nabawiyah (Sejarah Kehidupan Muhammad SAW). Ketika ada sahabat yang tidak sholat berjama’ah, itu sudah dianggap aib yang sangat memalukan. Bahkan para sahabat akan berbondong bondong membawa kayu bakar untuk membakar rumah sahabat yang tidak sholat berjama’ah di Masjid. Subhanallah.

Itulah sebabnya, setiap Rosulallah SAW selesai mengimami sholat, beliau akan duduk menghadap para jama’ahnya. Dan Beliau melakukan itu sambil mengecek/ mengabsen para sahabat. Kira kira si fulan mana yang tidak hadir berjama’ah saat itu. Kalau ternyata berhalangan karena sakit, beliau akan mendoakan atas kesembuhannya. Kalau tidak ada alasan yang jelas dan syar’i, yaitu tadi akan rame rame bawa kayu bakar.

Kenapa kita begitu susah untuk berjama’ah di Masjid. Apakah takut waktunya akan habis sementara kerjaan begitu banyak dan menumpuk?. Kalau itu alasannya, memang setiap kita sholat berapa lama sih kuatnya. Apakah ada sholat berjamaah untuk dhuhur misalnya sampe setengah jam. Bisa bisa imamnya di demo dong sama jama’ahnya.

Atau apakah dengan disela sholat akan mengacaukan tugas dan kerja kita. Tanggung. Padahal dulu Rosulallah SAW selalu meminta sahabat bilal untuk adzan agar ada tambahan energi baru. Dan agar cerah pikiran kita untuk melanjutkan aktivitas berikutnya.
“ya bilal, istirahatkanlah kami dengan panggilan adzanmu”, sabda Rosulallah suatu ketika.

Padahal sudah jelas bahwa kebaikan dan balasan pahala yang diterima antara sholat sendirian dibanding berjamaah (lebih utama dimasjid) dua puluh derajat berbanding satu. Ada pendapat seorang ulama tentang sholat berjama’ah di Masjid yang semoga semakin menguatkan kita.

“bahwa salah satu tanda kebangkitan umat islam dan musuh musuh islam sangat takut dan membencinya adalah ketika sholat shubuh berjama’ah di masjid seramai ketika umat muslim sholat jum’at”

Jadi…..mulailah kita biasakan sholat berjama’ah di masjid. Karena banyak sekali kebaikan kebaikan yang akan kita terima. Semoga saya, Anda dan kita semua diberi kekuatan serta keringanan langkah untuk segera memenuhi panggilan adzan dan segera sholat berjama’ah di masjid……..Amin Ya Robb,,

==maaf kalau ada yang tidak pas menurut Anda,=====

Tidak ada komentar:

Posting Komentar