Anda sudah menikah puluhan tahun tapi belum dikarunia momongan? Sabarlah, karena pada saat yang bersamaan pada dasarnya Allah SWT mencintaimu dan menyayangimu. Bukankah ketika kita menikah itu sama saja kita sudah melaksanakan setengah dari agama kita. Dan setengahnya lagi ialah tinggal ketakwaan kita kepadaNya (salah satunya sabar itu tadi).
Yang jelas kedudukan kita di mata Allah SWT bukanlah karena kita punya anak atau tidak, melainkan ketakwaan kita lah yang membedakannya. Teruslah berusaha dan berdoa kepadaNya, agar kita diberikan momongan. Di dalam usaha dan doa kita itulah terdapat ladang amal yang akan memberikan berjuta pahala kepada kita.
Ada kenikmatan disana saat kita bercumbu dengan pasangan kita, berbarengan dengan itu pahala pun mengalir deras. Kau tersenyum manis kepada pasangan disitu ada pahala, meremas tangan penuh sayang setara dengan pahala dan kebaikan sholat dhuha.
Lantas apa yang mesti kita risaukan tentang belum punya momongan? Bukankah itu sudah masuk hak penuh Allah SWT? Kita tidak bisa memaksanya disana, yang ada cuma usaha dan doa. Dan disitulah pahala mencurah. Bukankah Allah SWT sangat mudah membuat pasangan kita mengandung? Tapi kenapa masih ada saudara kita yang sudah menikah puluhan tahun belum juga dikarunia keturunan?? Itulah indahnya ujian dariNya, maka sabarlah dan berbaik sangkalah kepadaNya.
Bisa saja dengan seperti itu, maka kita selalu dekat dan lekat kepada Allah SWT. Jangan jangan ketika dikasih keturunan, kita malah semakin durhaka kepadaNya. Tetaplah berbaik sangka !!
Mungkin kau iri dengan dua sejoli itu. Yang ketahuan ‘kumpul kebo’, tapi kok ya bisa langsung mengandung. Kita mungkin bertanya tanya kenapa kita yang sudah diikat dengan ikatan resmi agama dan hukum belum juga dikasih “mengandung”, sementara mereka yang menjual diri nya kepada lelaki hidung belang terasa gampang dan cepat mengandung/hamil.
Sabar, coba lihat dari sisi berbeda. Dia yang menjual diri kemudian cepat mengandung bukanlah sebuah berkah. Tapi aib. Sementara kita yang sudah sah menjadi suami dan istri lama mengandung, dan ini bukan aib melainkan ujian yang membawa berkah, jika kita sabar. Allah SWT beri kepada perempuan yang menjual diri itu cepat mengandung seakan memberi kita pesan bahwa dosa besar mereka tidak bisa lagi ditutup tutupi. Karena perutnya membesar. Dan akhirnya mereka pun masuk kepada perangkap syetan selanjutnya, menghilangkan aib dosa besar mereka (baca hamil) dengan membunuh janin/aborsi. Lengkap sudah dosa besarnya….
Yang satu sudah sah sebagai pasangan suami istri tetapi susah hamil, sementara dua sejoli kumpul kebo itu haram hubungannya tetapi mudah sekali hamil. Ada apa ini???? Anda sendiri yang bisa menjawabnya,,,,
==maSSai==
Tidak ada komentar:
Posting Komentar